Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Kisah Bersama Ibu, Tentang Kado Perpisahan Lalu

Saat hari perpisahan SMA di sekolah. Dua hari sebelum hari acara, pihak sekolah membuat pernyataan untuk murid agar menyiapkan kado dan bunga untuk orangtua yang akan hadir di acara perpisahan nanti. Saat itu, pengeluaranku sudah cukup menggunung. Pengeluaran persiapan kuliah, daftar jalur ini jalur itu, beli bahan baju dan upah jahit baju perpisahan, lalu ditambah uang make up yang totalnya gak sedikit. Dan, saat itu aku pribadi emang gada uang. Karna uangku juga kupakai untuk bayar yang kiranya bisa ku bayar tanpa tambahan orangtua lagi.  Dua hari bingung tentang apa yang akan kuberi sebagai kado. Beberapa teman menyarankan untuk meminta uang (lagi) kepada orangtua untuk bisa beli kado. Beberapa lagi menginisiatif untuk memberikan barang nya kepada orangtua mereka. Bahkan ada juga beberapa yang orangtuanya tau, dan mereka menjadikan barang orangtua mereka sebagai isi dari kado, seperti kado hanya formalitas saja "Yang penting ada kado" Anehnya aku tidak pernah terlintas...

Kenapa Memilih Sibuk Organisasi disela Sibuknya Kuliah?

Gambar
Suka keliru ngebedain yang mana sibuk yang mana produktif. Tadi coba cek-cek tenyata menurut tangkapan aku sibuk lebih kepada obsesi. Dan produktif lebih kepada gaya "Sibuk yang teratur" Sibuk disini dimana semua di "embat", semua diterima kadang tanpa mau pikir panjang gimana resikonya nanti. Beda sama produktif, bisa memberi batasan diri tentang apa saja yang bakal diterima untuk dilakukan kemudian gimana resiko kedepannya. Dan aku sepertinya ada diposisi terobsesi. Tapi yang kusenangi dalam obsesi adalah rasa semangat yang lebih. Aku pemula, dan esensi sibuk baru sedikit dicicipi. Memang, semua yang dilakuin multitasking. Susah nentuin yang mana prioritas sangking banyaknya mau dikerjain. Susah nolak apa yang ditawarin. Terima semua apa yang dikasih. Mungkin juga karna aku "baru" maka rasa penasaranku "menggebu". "Semuanya di coba" Benar. Diri pribadi kadang ambruk sendiri ngatur semuanya dengan satu waktu. Ngerjain satu hal kes...

Jom! Kenali Tipe Karakter Kamu Seperti Apa

Gambar
Setiap individu manusia memiliki tipe karakter kepribadian yang berbeda-beda dengan khas tertentu. Baik dalam lingkungan sosial, karir, pertemanan maupun lingkaran keluarga. Tanpa disadari, setiap interaksi komunikasi yang kita lakukan sehari-hari merupakan gambaran tentang bagaimana karakter kita. Pun, ketika orang lain sedang melakuan interaksi komunikasi kepada kita, sejatinya mereka sedang memperlihatkan seperti apa karakter kepribadian mereka, dan mestilah kita memahami bagaimana cara untuk menghadapinya. Nah, ada 4 tipe karakter kepribadian manusia yang akan dibahas dalam tulisan kali ini. Plegmatis, Melankolis, Koleris dan Sanguinis. Barangkali dapat menjadi ajang kesempatan untuk bisa mengenal dan menilai karakter diri sendiri, bukan bisanya menilai orang lain aja yaaa Ceunah wkwk. Jugaaa, mengetahui tentang bagaimana dan seperti apa sebenarnya kita. Jommmm tahuu! 1. Tipe Karakter Plegmatis Tipe Plegmatis itu cinta kedamaian. Cinta dia juga bolehhhh kok, op op. Seorang ...

Dedikasi Rasa, Prosa Pada Tulisan yang tak Seberapa

Gambar
Entah bagaimana ceritanya semuanya terbuat seperti seadanya. Tidak direncana, dan mengalir seperti biasanya. Terimakasih "Aku" telah mewakili tentang bagaimana resah hati. Setidaknya bukan sekedar cipta yang tak seberapa, tapi tentang bagaimana Aku yang perlahan mampu mengekspresikan rasa melalui karya. Dedikasi rasa, sejak Januari 2019 lalu. ________________________ Akan Ada Masa Oleh: Ulfadilah Benar, akan ada masa ketika namamu terdengar hatiku taklagi bergetar Akan ada masa ketika tawamu terniang rasaku berlalu menghilang Akan ada masa ketika senyummu terlintas relungku tak perduli sebab telah mengeras Pun benar, akan ada masa ketika rinduku untukmu menggerutu itu taklagi menggangguku Akan ada masa. ________________________ Yang Bernamakan Rasa Oleh: Ulfadilah Senyumku selalu lebar tak berjarak saat menuliskan sajak untuk mu Selalu mengulang setiap bacaan tanpa pernah ada rasa bosan Menghobikan hal menduplikat tulisan agar bisa ku jadikan angan Kau harus ...

Hayuk! Selagi Muda dan Sempat, Mari Berkarya dengan Ta'at

Gambar
Kita mengerti, bahwa kehidupan membutuhkan pembaharuan diri maupun i'tikad (kemauan) yang kuat dan baik setiap waktu. Tanpa ada pembaharuan positif dari setiap individu tentu akan berpengaruh pada perkembangan kehidupan manusia. Padahal semakin waktu berjalan, kebutuhan manusia semakin bertambah dan menuntut untuk segera dipenuhi. Selain itu, juga berdampak pada tertinggalnya sebuah negara karna ketidakmampuan berinovasi. Kata lainnya seperti ini, "Bagaimana bisa seseorang menginginkan kemajuan daerahnya, sementara ia tidak berniat untuk mengembangkan potensi diri sendiri? Lantas, kemajuan seperti apa yang diinginkan?" Maka berkaryalah. Jangan Menunggu. Berkarya dapat diartikan membuat sesuatu agar menghasilkan hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan umat. Karya tersebut dapat berupa benda, jasa, atau lainnya yang dapat dilakukan oleh siapapun. Muda maupun tua. Islam sangat mendukung generasi muda yang semangat dalam berkarya, sebagaimana dikatakan Allah dalam Surah A...