Kisah Bersama Ibu, Tentang Kado Perpisahan Lalu
Saat hari perpisahan SMA di sekolah. Dua hari sebelum hari acara, pihak sekolah membuat pernyataan untuk murid agar menyiapkan kado dan bunga untuk orangtua yang akan hadir di acara perpisahan nanti. Saat itu, pengeluaranku sudah cukup menggunung. Pengeluaran persiapan kuliah, daftar jalur ini jalur itu, beli bahan baju dan upah jahit baju perpisahan, lalu ditambah uang make up yang totalnya gak sedikit. Dan, saat itu aku pribadi emang gada uang. Karna uangku juga kupakai untuk bayar yang kiranya bisa ku bayar tanpa tambahan orangtua lagi. Dua hari bingung tentang apa yang akan kuberi sebagai kado. Beberapa teman menyarankan untuk meminta uang (lagi) kepada orangtua untuk bisa beli kado. Beberapa lagi menginisiatif untuk memberikan barang nya kepada orangtua mereka. Bahkan ada juga beberapa yang orangtuanya tau, dan mereka menjadikan barang orangtua mereka sebagai isi dari kado, seperti kado hanya formalitas saja "Yang penting ada kado" Anehnya aku tidak pernah terlintas...