Panam Pekanbaru Langganan Hujan
Sejak Minggu petang (7/10) hingga Kamis malam (11/10). Pekanbaru khususnya daerah Panam kerap dilanda hujan, dengan intensitas curah hujan yang deras ditambah jangka waktu yang cukup lama. Hujan di daerah panam ini sendiri dominan terjadi saat petang hingga malam hari yang mengakibatkan kegiatan aktivitas malam cukup lumpuh. Lobang-lobang dijalanan tergenang air mengakibatkan kebutaan terhadap ada nya jalan yang berlobang sehingga membahayakan pengguna jalan terutama bagi pengendara sepeda Motor.
Seperti yang kita ketahui, di Panam itu sendiri berdiri 2 Universitas besar, yaitu Universitas Riau (UR) dan Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA), yang tidak menutup arti bahwa Panam sudah seperti pusat nya mahasiswa berdomisili. Tentu dengan curah hujan yang deras ditambah waktu yang lama saat petang hingga malam hari membuat mahasiswa kesulitan keluar rumah untuk sekedar membeli makanan atau membuat tugas. Namun sebagian mahasiswa tidak habis ide untuk mendapatkan makanan dengan cara menggunakan pemesanan via online, tapi tetap bagi sebahagian mahasiswa lebih mengutamakan membeli makanan secara langsung, mengingat dengan pemesanan online harga makanan bisa 2 kali lipat dari harganya.
"Sangat menggagu sih sebab hujan akhir akhir in waktunya tidak menentu. dan kadang harus memesan makanan menggunakan via online yang harganya itu bisa lebih mahal dari yang sebenarnya menghitung ongkos kirim dari si deliver. tetapi menggunakan via online sah saja jika masih di awal bulan, tapi bagi kami yang awal atau pun akhir bulan itu sama saja, bisa jadi aku lebih memilih menerobos hujan dari pada menggunakan via online kalau begini terus hehehe. itu aja sih kendalanya. Tapi apapun itu, Hujan tetap Rahmat" Wiwit Yuliani, Mahasiswi Administrasi Bisnis, Universitas Riau. Jelasnya ketika ditanyakan kendala dalam Hujan di Panam akhir ini. Pengguna Jasa via online.
"Sebenarnya Hujan tidak pernah mengganggu, tapi sedikit membuat kita susah beraktivitas. Kendala-kendalanya ya kita gak bisa bepergian kemana-mana, yang sebenarnya kita ada kegiatan jadi terhambat. Terus apalagi yang lagi tidak dirumah/dikos tiba-tiba hujan, pakaian yang di jemuran pun jadi basah. Membuat cuaca dingin. Dengan perubahan cuaca yg tidak menentu ini jelas berdampak pada kesehatan, seperti tiba-tiba demam, batuk atau sakit yang lainnya" Lobrianti Elsalsa, Mahasiswi Ilmu Komunikasi, Universitas Riau. Imbuh nya saat ditanyakan tanggapan mengenai panam yang langganan Hujan.
"Membahas tentang hujan yang kerap turun di Panam seminggu ini Kalau tentang ke kampus terhambat sih, karna kenapa jika kita ingin ke masuk jam kampus tentu baju kita basah,dan itu memberikan efek tidak nyaman untuk kita dan konsentrasi kita akan bercabang dalam mengikuti perkuliahan. Namun tidak terlepas dari semua itu,hujan lebih banyak memberikan dampak positif,tidak hanya manusia yang mendapatkan nya tetapi tumbuhan dan hewan ikut merasakan kenikmatan yang di berikan melalui hujan ini,tanah pun memerlukan hujan ini,karna itu merupakan sudut pandang anak pertanian. Soalnya kalau hujan petani tidak perlu menyiram tanaman. itu sih kendala dan kentungan yang saya rasakan" Alimurobi, Mahasiswa Agroteknologi, UIN SUSKA RIAU. Terangnya ketika ditanya tentang dampak dari cuaca Panam yang berlangganan Hujan di akhir-akhir ini.
Hingga Kamis malam pukul 23:00 hujan masih mengguyur Panam. Jalanan kota sepi dan licin karena itu diharapkan agar pengguna jalan berhati-hati. Hanya pengguna mobil yang lalu lalang, pengguna sepeda motor terlihat satu, dua yang menerobos guyuran hujan.
Untuk informasi terakhir, Suhu Panam saat ini adalah 24 derajat Celcius, kelembaban 96% dengan Curah Hujan 94 %.
Semoga hari esok Panam Pekanbaru dapat kembali kepada cuaca yang bersahabat.
weeee mantap 👍
BalasHapusSyukron say😊
Hapus